7 Tips Agar WhatsApp Tidak Mudah Disadap

Informasi soal penyadapan pada aplikasi Whatsapp menjadi perbincangan beberapa waktu belakangan ini.


Banyak yang berusaha untuk meretas atau menyadap nomor Whatsapp seseorang dengan berbagai cara.

 Cara mencegah agar WhatsApp tidak daapt disadap oleh orang lain.

Salah satunya adalah dengan membatasi penggunaan WiFi di tempat umum yang kerap menjadi kebiasaan klasik di zaman modern ini.

Tak hanya membatasi penggunaan jaringan WIFI di tempat umum, masih ada enam cara lainnya untuk bisa menjaga Aplikasi whtshap bebas dari penyadapan.

Dosen kampus Teknik Universitas Negeri Sebelas Maret Nurcahya Pradana Taufik Prakisya, beliau menjelaskan, ada beberapa cara untuk mencegah agar Whatshap tidak disadap oleh orang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut disampaikan Nurcahya.
  • Selalu pantau aktivitas WhatsApp Web Anda
Nurcahya mengungkappak, WhatsApp mencatat segala aktivitas komputer dan browser yang menggunakan WhatsApp web dengan akun Anda.

Perhatikan secara rutin, apakah di dalam riwayat tersebut ada terdapat akses dari komputer yang tidak  kita kenal, ujar Nurcahya.

Sebagai tindakan preventif, lebih baik kiat selalu logout akun WhatsApp web setelah kita selesai menggunakannya.

Apalagi, kita menggunakan fitur tersebut dengan komputer publik atau warnet yang bukan milik Anda pribadi.
  • Menggunakan Gunakan two step verification
Langkah selanjutnya, sebaiknya anda menggunakan two step verification.

Pada waktu Anda mulai mengaktifkan verifikasi two step verification ini, segala cara untuk memverifikasi nomor telepon Anda di WhatsApp harus disertai dengan enam buah kode PIN yang Anda buat untuk bisa menggunakan fitur ini.

Untuk bisa mengaktifkan verifikasi dua langkah tersebut, buka WhatsApp lalu pilih Settingan kemudian pilih Account setelah itu piluh Two-step verification kemudian pilih Enable ujar dia lagi.

Pada saat sudah mulai aktif anda dapat memasukkan alamat e-mail yang akan memungkinkan WhatsApp dapat mengirimi pesan Anda tautan melalui e-mail untuk menonaktifkan two step verification jika Anda sudah lupa PIN enam digit milik Anda.

  • Jangan pernah mengizinkan perintah untuk mengirim OTP kepada siapa pun
Jika Anda mendapatkan sebuah pesan yang mungkin mnurut anda mencurigakan, seperti permintaan sebuah kode One Time Password atau OTP, jangan pernah anda balas.

Sebenarnya satu akun WhatsApp tersebut hanya dapat digunakan pada satu perangkat mobile saja. Untuk bisa berpindah ke perangkat lain, memerlukan OTP yang akan dikirim ke nomor pemilik akun.

Satu kali saja Anda merespon permintaan kode OTP yang tidak pernah Anda minta sendiri, maka dengan sendirinya akun WhatsApp Anda akan berpindah ke perangkat si penyadap,ujar Nurcahya.

  • Kurangi penggunaan WhatsApp dengan jaringan WiFi publik

Trik yang sangat sering digunakan oleh si peretas untuk mengakses aplikasi Anda adalah melalui koneksi WIFI yang tidak aman.

Harus kita bahwa sebagian besar peretasan email melalui jaringan WiFi tidak aman.

Begitu juga dengan semua aplikasi lain di ponsel Anda termasuk akun WhatsApp Anda, tutur Nurcahya.

Menurut dia, menggunakan koneksi jaringan WiFi yang tidak aman adalah sebuah tindakan yang sangat berisiko untuk dri sendiri.

Ia mengingatkan supaya kita bisa menghindari penggunaan koneksi WiFi publik yang tidak aman. Cara ini akan mencegah Anda dari risiko akun WhatsApp Anda disadap.

Penyadap dapat mengakses perangkat Anda jika berada pada dalam koneksi jaringan lokal atau WiFi yang sama.

Itu penyebba sangat disarankan untuk tidak masuk ke jaringan wfi dan tidak aman, papar dia.

  • Silahkan blokir instalasi dari sumber yang tidak dikenal

Tak hanya itu saja, dengan mengizinkan pemasangan aplikasi di ponsel Anda dari sumber yang tidak diketahui membuat ponsel Anda mudah untuk diretas jika ada orang yang mengakses ponsel Anda.

Anda harus mengunci pengaturan untuk menghentikan instalasi dari sumber yang tidak anda kenal.

Jangan sampai anda lupa untuk memeriksa rincian pengembang, peringkat, ulasan aplikasi yang sekiranya akan Anda pasang di perangkat Anda.

  • Pasang pengunci aplikasi
WhatsApp tidak memiliki fitur untuk mengunci aplikasi. Meski anda dapat mengunduh aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk mengunci WhatsApp dengan kata sandi atau PIN.

Hal ini, ujar Nurcahya, dapat membantu Anda untuk mencegah siapa pun yang meminjam ponsel Anda untuk mengakses akun WhatsApp dengan mudah.

  • Deaktivasi akun Anda
Langkah terakhir yang dapat kita lakukan jika akun Anda diretas adalah deaktivasi.

Deaktivasi akun dengan cara mengirim email ke support@ whatsapp.com,ungkap Nurcahya.

Setelah e-mail Anda divalidasi oleh pihak tim WhatsApp, akun Anda secara otomatis akan terhapus dengan sendirinya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel